Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tersesat akibat Cuaca Buruk, 2 Wanita Pendaki Gunung Lawu asal Ngawi Dievakuasi
Advertisement . Scroll to see content

Cuaca Buruk, KSOP Ambon Tunda Pelayaran Kapal Menuju Maluku Barat Daya

Jumat, 08 Juli 2022 - 17:48:00 WIB
Cuaca Buruk, KSOP Ambon Tunda Pelayaran Kapal Menuju Maluku Barat Daya
Ilustrasi, Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas 1 Ambon menunda pelayaran satu kapal antarpulau. (Foto: Antara).
Advertisement . Scroll to see content

AMBON, iNews.id - Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas 1 Ambon menunda pelayaran satu kapal antarpulau. Penundaan ini karena cuaca buruk yang melanda Provinsi Maluku

Kepala Seksi Keselamatan Berlayar dan Patroli Pelayaran KSOP Ambon Rahman mengatakan, aktivitas pelayaran KM Cantika rute Maluku Barat Daya (MBD) terpaksa ditunda karena cuaca buruk tersebut,

Menurutnya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi hingga empat meter yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan Maluku.

"Satu kapal yakni KM Cantika kita tunda pelayaran sejak Rabu (6/7/2022) mengingat cuaca kondisi laut yang buruk untuk berlayar," ujar Rahman di Ambon, Jumat (8/7/2022).

Dia menuturkan, gelombang setinggi 1,25 -2,50 meter (sedang) juga berpeluang terjadi di Laut Seram, perairan Ambon, Kepulauan Lease, perairan selatan pulau Seram dan laut Banda selatan bagian barat.

Kemudian, laut Banda bagian timur, perairan kepulauan Sermata-Leti, perairan kepulauan Babar.Tanimbar, perairan kepulauan Kai, Aru dan laut Arafuru. Sedangkan gelombang tinggi 2,5 meter hingga 4 meter berpeluang terjadi di perairan pulau Buru dan laut Banda bagian barat.

Menurutnya, peringatan pelayaran berdasarkan laporan perkembangan cuaca dari BMKG Stasiun Meterologi Maritim Ambon dan terus diperbarui setiap hari.

Dia mengimbau kapal perintis untuk memperhatikan kondisi cuaca dan memastikan apakah bisa berlayar atau tidak.

"KSOP hanya memberikan peringatan agar menjadi perhatian bersama untuk mewaspadai keselamatan pelayaran," katanya.

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut