Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pelayaran Kapal Wisata di Labuan Bajo Ditutup Sementara hingga 1 Januari 2026
Advertisement . Scroll to see content

Cuaca Ekstrem, Pelayaran Wisata Labuan Bajo Dihentikan hingga 15 Januari

Selasa, 13 Januari 2026 - 00:29:00 WIB
Cuaca Ekstrem, Pelayaran Wisata Labuan Bajo Dihentikan hingga 15 Januari
Ilustrasi, aktivitas pelayaran wisata di perairan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) dihentikan sementara akibat cuaca ekstrem. (Foto: Freepik)
Advertisement . Scroll to see content

MANGGARAI BARAT, iNews.id - Aktivitas pelayaran wisata di perairan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) resmi dihentikan sementara. Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo melarang seluruh kapal wisata dan speed boat beroperasi.

Keputusan ini diambil menyusul potensi cuaca ekstrem yang dinilai membahayakan keselamatan. Kebijakan ini tertuang dalam Maklumat Pelayaran Nomor: 05/MP-I/2026 yang diterbitkan pada Senin (12/1/2026). 

Penutupan layanan Surat Persetujuan Berlayar (SPB) berlaku 12-15 Januari 2026, atau hingga kondisi cuaca dinyatakan aman oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).  

“Larangan berlayar ini diberlakukan demi keselamatan penumpang dan awak kapal, mengingat adanya potensi gelombang tinggi, hujan disertai petir, serta arus laut yang kuat,” dikutip dari iNews Flores.

Berdasarkan prakiraan BMKG Direktorat Meteorologi Maritim periode 12–14 Januari 2026, tujuh destinasi wisata bahari unggulan masuk dalam zona perhatian serius, yakni Manta Point, Gili Lawa Laut, Pulau Kanawa, Pulau Padar, Pulau Papagarang, Pulau Rinca, dan Pulau Sabolo.  

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut