Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa Terkini M 5,0 Guncang Tanimbar Maluku, Tidak Berpotensi Tsunami
Advertisement . Scroll to see content

Cerita Ibu Muda di Maluku, Harus Berpisah dengan Bayi karena Positif SARS-CoV-2

Senin, 13 Juli 2020 - 20:24:00 WIB
Cerita Ibu Muda di Maluku, Harus Berpisah dengan Bayi karena Positif SARS-CoV-2
Ilustrasi bayi tengah dirawat. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Sesuai aturan pencegahan Covid-19, bayi AZA harus mengikuti tes swab untuk memastikan statusnya karena dilahirkan dari ibu yang positif SARS-CoV-2. Hasilnya positif SARS-CoV-2 sehingga bayi tersebut diisolasi di inkubator ruang khusus. Hasil swab diterima Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, pada 24 Juni.

"Saya, bayi saya dan dua anggota keluarga tes swab, hasilnya positif SARS-CoV-2 tapi belum Covid-19 ya. Kami orang tanpa gejala (OTG), kami sehat tidak ada gangguan pernapasan. Jadi asumsi orang kalau tes swab itu otomatis Covid-19 tidak benar," kata AA.

Akibatnya, bayi AZA tidak bisa bertemu ibunya yang sudah dinyatakan negatif setelah mengikuti swab sebanyak tiga kali. AA diperbolehkan pulang, sementara bayinya belum boleh pulang.

"Suami saya bilang dia tidak bisa bawa pulang bayi kami. Saya langsung lemas, semalaman tidak bisa tidur karena membayangkan bayi sendirian di rumah sakit," kata AA.

AA mengatakan bayinya baru bisa pulang 13 hari setelah dilahirkan. Dia sempat menjenguknya di hari ke-13, sementara suami sudah dua kali.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut