TERNATE, iNews.id – Pencarian kapal kargo MV Nur Allya yang hilang kontak sejak 20 Agustus dalam pelayaran dari Weda, Halmahera Selatan menuju Morose, Sulawesi Tenggara, menemukan sedikit titik terang. Basarnas Ternate yang menyisir perairan barat menuju ke timur sampai selatan Pulau Obi menemukan serpihan dan tumpahan minyak diduga dari kapal MV Nur Allya.
Kepala Basarnas Ternate Muhamad Arafah mengatakan, pencarian ini dilakukan tim SAR gabungan dengan menggunakan KN SAR 237 Pandudewanata.
Pencarian Kapal MV Nur Allya di Hari ke-7, Basarnas Pantau Lewat Udara
“Anggota kami temukan tumpahan minyak di perairan Desa Boto Obi Selatan dan telah mengambil sampelnya. Setelah itu melanjutkan menyisir selatan Pulau Obi. Selain tumpahan minyak, ditemukan juga lifecraft serta serpihan kapal MV Nur Allya," ujar Arafah di Ternate, Sabtu (31/8/2019).
Dia mengungkapkan, sebelumnya KN SAR 237 Pandudewanata telah selesai menyisir sebelah Barat-Timur-Selatan Pulau Obi tanpa menemukan tanda-tanda keberadaan MV Nur Allya yang hilang dengan membawa 25 ABK.
Pencarian Kapal MV Nur Allya di Perairan Maluku, Sudah 9 Hari Hilang Kontak
Tim juga telah mengecek sepanjang pesisir pantai di Desa Fluk, namun hasilnya nihil. Namun tim kembali melakukan pencarian kapal yang diduga berada di sekitar perairan Pulau Obi.