ABK asal Maluku Meninggal di Laut Atlantik, KJRI Cape Town Bantu Pemulangan Jenazah
Kemudian tanggal 26 Juli 2024, setelah melalui penerbangan panjang dari Cape Town, Afrika Selatan, jenazah AS tiba di kampung halamannya di Seram, Maluku untuk kemudian dimakamkan keluarga.
Konsul Protokol dan Konsuler KJRI Cape Town Faiez Maulana menyampaikan, pihaknya secara khusus mengawal kasus ini sedari awal hingga jenazah AS diterima keluarga.
"KJRI Cape Town secara intensif menghubungi keluarga, agensi dan rumah duka di Afsel, perusahaan di Indonesia dan pihak terkait lainnya," katanya.
Faiez juga secara khusus menyampaikan kepada LM, ayahanda almarhum AS, seluruh proses penanganan pemulangan jenazah tidak mengenakan biaya kepada keluarga. Sehingga keluarga tidak perlu mengeluarkan uang dan jika ada oknum yang meminta bayaran agar melaporkannya ke KJRI Cape Town.
LM, ayahanda almarhum AS mengucapkan terima kasih atas bantuan dan perhatian yang diberikan KJRI Cape Town sehingga dia dan keluarga bisa melihat anaknya untuk terakhir kali sebelum dimakamkan di kampung halamannya.