Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Banjir Bandang Terjang 5 Desa di Gorontalo Utara, Tinggi Air Capai 2 Meter
Advertisement . Scroll to see content

2.011 Warga Halmahera Barat Masih Mengungsi Imbas Erupsi Gunung Ibu

Kamis, 30 Mei 2024 - 10:00:00 WIB
2.011 Warga Halmahera Barat Masih Mengungsi Imbas Erupsi Gunung Ibu
Warga Halmahera Barat, Maluku Utara masih mengungsi imbas erupsi Gunung Ibu. (foto: BNPB)
Advertisement . Scroll to see content

MALUKU, iNews.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan total sebanyak 2.011 jiwa mengungsi akibat erupsi Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara.

Berdasarkan data yang dihimpun tim BNPB di lapangan, terdapat lima titik pengungsian. Lima titik pengungsian tersebut diantaranya di Gedung Serbaguna Desa Tongute Ternate Asal dengan rincian 959 jiwa, Lapangan Desa Gam Ici 417 jiwa, Gereja Desa Tongute Sungi terdapat 357 jiwa, SMP 3 Desa Tongute Sungi berjumlah 42 jiwa dan Kantor Desa Tongute Sungi sebanyak 45 jiwa, serta 191 jiwa lainnya masih dalam pendataan terpilah. 

“Total pengungsi hingga Rabu (29/5) pukul 17.00 WIT berjumlah 2.011 jiwa," ungkap Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangan resminya, Kamis (30/5/2024).

Erupsi Gunung Ibu telah memasuki hari ke 13 masa tanggap darurat penanganan bencana. Upaya pendataan warga dan sarana terdampak terus dilakukan.

Kerugian materil yang tercatat yaitu, sebanyak 3.883 hektar kebun kelapa, 866 hektare Kebun Pala, 208 hektar Lahan Cengkeh, dan 368 hektar Kebun Kakao.

Abdul Muhari mengatakan, logistik dan peralatan yang ada di Gudang Logistik Posko Penangana Darurat Bencana bertempat di Kantor PMI Halmahera Barat, masih tersedia bahan pangan dan non pangan.

Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan bantuan tersebut agar mengikuti mekanisme yang telah ditentukan, yaitu ada pengajuan dari pihak desa atau kecamatan yang membutuhkan dan disetujui oleh komandan Kodim sebagai Koordinator di dalam penanganan bencana ini, kemudian tim logistik akan mendistribusikan ke pengungsian.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut