13 WNA Irak Terdampar di NTT, Polisi Cari Sosok Pria Ini
Berdasarkan kronologi yang diceritakan para anak buah kapal (ABK), diketahui awalnya ketiga ABK asal Desa Papela Rote bertemu dengan tiga orang ABK asal Sulawesi yang membawa para imigran, Sabtu (10/12/2022). Mereka kemudian menyerahkan perahu dan para imigran kepada ABK asal Papela tersebut.
Seusai menyerahkan para imigran, para ABK ini bertolak ke Australia untuk mengantar para imigran tersebut, Minggu (11/12/2022). Namun kapal yang mereka tumpangi ditangkap polisi perairan Australia Pulau Ahsmore atau dikenal dengan sebutan Pulau Pasir, Selasa (13/12/2022).
Setelah ditangkap, mereka dipindahkan ke kapal milik Australia bernama Rushani untuk beristirahat. Kapal yang dipakai untuk melintas batas negara sudah diamankan dan dibakar Bea Cukai (Customs) Australia.
Malam harinya, para ABK asal Papela bersama para imigran diberangkatkan otoritas Australia untuk kembali ke perairan Indonesia. Hasil pemeriksaan, tidak ditemukan dokumen keimigrasian, baik paspor maupun visa dari ke 13 WNA tersebut.
Editor: Donald Karouw