Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : KM Mutiara Persada III Mati Mesin di Selat Sunda, Puluhan Penumpang Terjebak Dievakuasi
Advertisement . Scroll to see content

Seismograf Kena Petir, Pemantauan Gunung Anak Krakatau Pakai Teropong

Kamis, 27 Desember 2018 - 20:46:00 WIB
Seismograf Kena Petir, Pemantauan Gunung Anak Krakatau Pakai Teropong
Gunung Anak Krakatau meletus dengan menyemburkan lava pijar, petir dan abu vulkanik. (Foto: iNews.id/Iskandar Nasution)
Advertisement . Scroll to see content

Selain menyebabkan hujan abu di sejumlah daerah di Banten dan Lampung, meningkatnya erupsi Gunung Anak Krakatau juga mengakibatkan jalur penerbangan dialihkan.

Masyarakat dan wisatawan tidak diperbolehkan mendekati Gunung Anak Krakatau dalam radius 5 kilometer. Semburan lava pijar dari Gunung Anak Krakatau terus terjadi. 

Berdasarkan penglihatan visual Gunung Anak Krakatau saat ini masih tertutup kabut dan asap hitam. Sedangkan kegempaan mikrometer atau tremor terus-menerus amplitudo 9-35 dan amplitudo dominan 25 mm.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Pos Pantau Krakatau di Desa Hargo Pancuran, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, perubahan level Gunung Anak Krakatau ini di mulai pada 27 Desember 2018 dari waspada menjadi siaga pada pukul 06.00 WIB. Aktivitas erupsi Gunung Anak Karakatau ini menyebabkan alat pendeteksi atau seismograf pos pantau rusak sejak Mei 2018. 

“Pos pantau gunung anak krakatau sendiri mengimbau masyarakat dan wisatawan tidak di perbolehkan mendekati Gunung Anak Krakatau dalam radius 5 kilometer,” kata Suwarno.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut