Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Biadab! Remaja di Makassar Perkosa dan Bunuh Bocah 12 Tahun usai Nonton Video Porno
Advertisement . Scroll to see content

Sadis, 2 Agen Sapi di Lampung Tengah Dibunuh Pembeli dengan Cara Diracuni dan Dianiaya

Minggu, 03 November 2019 - 05:01:00 WIB
Sadis, 2 Agen Sapi di Lampung Tengah Dibunuh Pembeli dengan Cara Diracuni dan Dianiaya
Polisi mengevakuasi jenazah agen sapi, korban pembunuhan dari sungai di Desa Bumi Rahayu, Kecamatan Bumi Ratu Nuban, Lampung Tengah, Provinsi Lampung, Sabtu (2/11/2019). (Foto: iNews/Roy M Perleoli)
Advertisement . Scroll to see content

LAMPUNG TENGAH, iNews.idPembunuhan sadis terjadi di Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung. Dua orang blantik atau agen sapi dibunuh dengan cara diracun, lalu dianiaya hingga tewas di rumah pembeli sapi berinisial M. Motif pembunuhan diduga kuat karena soal utang piutang.

Namun, hingga kini, baru satu mayat korban yang berhasil ditemukan, pada Sabtu (2/11/2019) sore di Sungai Desa Bumi Rahayu, Kecamatan Bumi Ratu Nuban, Lampung Tengah. Sementara satu korban lagi masih dalam pencarian.

Kasat Reskrim Lampung Tengah AKP Wira Yuda Negara mengatakan, kasus ini terungkap berawal dari penemuan sosok mayat pria di sungai itu sontak menggegerkan warga Desa Bumi Rahayu. Korban diduga sudah dua hari tewas karena kondisi mayat rusak.

Dari hasil pemeriksaan polisi dan ciri-ciri fisiknya, identitas korban bernama Sodik, salah satu agen sapi, warga Raman Utara, Kabupaten Lampung Timur. Korban sebelumnya dilaporkan keluarganya ke polisi karena menghilang setelah menjual tiga ekor sapi kepada seorang pria berinisial M.

“Awalnya kami mendapatkan informasi ada orang hilang  di salah satu rumah. Saat itu, korban mau menjual sapi sebanyak tiga ekor. Namun, kata keluarganya sampai jam setengah 8 malam, lost contact. Keluarganya lalu datang beramai-ramai ke rumah yang didatangi korban. Sampai di sana, korban pun tidak ditemukan,” kata Wira.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut