PESAWARAN, iNews.id – Polres Pesawaran Lampung menyelidiki kasus kematian mahasiswa Universitas Lampung (Unila), Aga Trias Tahta, yang diduga karena mengalami kekerasan dari senior. Mahasiswa jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik itu tewas saat mengikuti pendidikan dasar (diksar) pencinta alam UKM Cakrawala di Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran.
Kapolres Pesawaran AKBP Popon Ardianto Sunggoro mengatakan, dari hasil visum, dokter menemukan banyak lebam di tubuh korban. Sebagian diduga berkas tindak kekerasan. Namun, polisi belum bisa menyimpulkan karena belum mendapatkan hasil lengkap visum dari tim dokter.
Mahasiswa Unila Meninggal Penuh Luka saat Ikuti Diksar Mapala
“Memang kondisi mayat ini banyak lebam, tapi lebam ini ada beberapa macam, ada lebam dari lebam mayat, ada juga beberapa lebam yang diduga sepertinya ada hasil kekerasan mungkin. Kami baru menduga saja. Tapi intinya saat ini kami sedang betul-betul mendalami,” kata Kapolres, Selasa (1/10/2019).
Ardianto mengatakan, pihaknya sudah mendatangi keluarga agar jenazah korban diautopsi. Namun, pihak keluarga korban keberatan. “Meski begitu, kami akan terus mendalami penyebab meninggalnya mahasiswa tersebut,” katanya.
Mahasiswi Fakultas Teknik UMI Makassar Tewas saat Diksar, Polisi Periksa 2 Saksi
Dari hasil pemeriksaan polisi, ternyata ada dua mahasiswa dari jurusan yang sama juga diduga mengalami tindakan kekerasan saat mengikuti kegiatan serupa dengan korban Aga. Keduanya saat ini sedang dirawat di rumah sakit.