Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kapolda Lampung Turun Langsung Cek Ribuan Kayu Gelondongan Terdampar di Pesisir Barat
Advertisement . Scroll to see content

Kapolda Lampung Naik Helikopter Pantau Hutan Diduga Lokasi Pembalakan Liar di Pesisir Barat

Selasa, 09 Desember 2025 - 11:11:00 WIB
Kapolda Lampung Naik Helikopter Pantau Hutan Diduga Lokasi Pembalakan Liar di Pesisir Barat
Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf mengecek lokasi dugaan pembalakan liar Pesisir Barat. (Foto: IG Polda Lampung)
Advertisement . Scroll to see content

PESISIR BARAT, iNews.id - Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf mengecek langsung dari udara lokasi dugaan pembalakan liar di kawasan Sabardong, Pugung Penengahan, Kabupaten Pesisir Barat. Wilayah ini sebelumnya viral di media sosial dengan aktivitas penebangan diduga illegal.

Kapolda dengan menggunakan helikopter melihat kondisi hutan dari udara. Beberapa kali dia terlihat mengabadikan bukit yang mulai gundul melalui foto dan rekaman video.

Kapolda Lampung sebelumnya menyebut sudah menginventarisasi temuan awal di lokasi pembalakan liar Pesisir Barat, mulai dari kayu balokan, alat berat, hingga titik pengepulan kayu. Temuan ini mengindikasikan adanya aktivitas terorganisir yang tidak bisa dianggap sepele.

“Dengan adanya informasi pembalakan di pesisir barat, kita sudah menyampaikan fakta-fakta, di antaranya keterangan saat ini. kami akan minta keterangan para pihak, terkait hal tersebut. Mudah-mudahan dalam waktu dekat dapat bukti, apakah ini masuk pidana atau tidak. Saat ini kita tidak bisa tentukan dulu karena butuh bukti riilnya,” ujar Helfi Assegaf dalam rekaman video dikutip Selasa (9/12/2025).

Dia menegaskan, penyidik harus berhati-hati dan berbasis bukti agar penanganan dugaan pembalakan liar Pesisir Barat memenuhi unsur pidana secara jelas. Setiap pihak terkait akan dipanggil dan dimintai keterangan untuk mengurai peran dan tanggung jawab masing-masing.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut