Anak Krakatau Meletus, Warga Pulau Sibesi Kerap Dengar Dentuman dan Lava Pijar
Menurut dia, operator kapal pencari ikan sudah diimbau tidak mendekati area dalam radius sekitar lima kilometer dari Gunung Anak Krakatau.
Kepala Dusun di Pulau Sebesi mengatakan, warganya masih beraktivitas sebagaimana biasa karena belum ada anjuran dari pemerintah berkenaan dengan peningkatan aktivitas Gunung Anak Krakatau.
"Masyarakat masih beraktivitas seperti biasa. Nelayan ya melaut, yang bercocok tanam masih berkebun sampai hari ini. Kami akan mengungsi jika sudah ada imbauan," kata Riko.
Kepala Pos Pantau Gunung Anak Krakatau di Hargopancuran, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, Andi Suardi, mengatakan, Gunung Anak Krakatau sudah empat kali mengalami erupsi dalam tiga hari ini.
"Satu kali erupsi pada Selasa (3/1). Dua kali pada Rabu (4/1) pukul 14.10 WIB dan 15.09 WIB, dan yang keempat tadi sekitar pukul 00.13 WIB," kata Andi.
Dia menambahkan, erupsi yang terjadi pada Kamis pukul 01.13 WIB terekam di seismograf beramplitudo maksimum 40 mm dan berdurasi 1.590 detik.
Andi mengimbau warga, wisatawan, dan pendaki tidak mendekati atau beraktivitas di area dalam radius 5 km dari kawah aktif Gunung Anak Krakatau.
Editor: Kastolani Marzuki