Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mayat Terikat Ditemukan dalam Rumah Kosong di Jember, Pelaku Ditangkap Kurang dari 8 Jam
Advertisement . Scroll to see content

Mayat Dalam Karung, Tersangka Panik dan Bunuh Korban karena Hamil

Jumat, 20 Juli 2018 - 04:14:00 WIB
Mayat Dalam Karung, Tersangka Panik dan Bunuh Korban karena Hamil
Tersangka pembunuh perempuan dalam karung dibawa ke TKP pembunuhan di kebun milik mertuanya di Tanjungpinang, Kepri. (Foto: iNews/Humala Nasution)
Advertisement . Scroll to see content

TANJUNGPINANG, iNews.id – Motif pembunuhan perempuan dalam karung yang mengambang di sungai, di bawah Jembatan Wacopek, Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), akhirnya terungkap. Tersangka nekat membunuh korban lantaran panik korban hamil dan meminta pertanggungjawaban.

Hal ini terungkap setelah Polres Tanjungpinang menangkap Nasrun, tersangka pembunuhan Supartini. Dari pemeriksaan Satrekrim Polres Tanjungpinang, tersangka dan korban memiliki hubungan asmara. Sebelum pembunuhan sadis itu, tersangka dan korban sempat bertengkar.

Pertengkaran itu dipicu kondisi korban yang ternyata sedang hamil hasil hubungan asmara mereka. Korban meminta pertanggungjawaban kepada tersangka. Lantaran panik, tersangka kemudian membunuh korban di kebun milik mertua tersangka.

“Sepertinya korban juga merasa malu dengan kehamilannya karena posisi yang bersangkutan pada masa hidupnya sebelum diakhiri tersangka, berstatus janda,” papar Kapolres Tanjungpinang AKBP Ucok Lasdin Silalahi, Kamis (19/7/2018).

Dari keterangan tersangka, dia membunuh perempuan janda beranak satu itu di kebun milik mertuanya, kawasan Jalan Ganet Tanjungpinang. Nasrun membunuh kekasihnya dengan cara memukul kepalanya menggunakan sebatang kayu. Mayatnya kemudian diikat, lalu dimasukkan ke dalam karung. Dia juga memasukkan beberapa batu sebagai alat pemberat.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut