Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Tangkap 5 Tersangka Sindikat Narkoba Aceh-Jabar, Sita 24 Kg Sabu
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Pengungkapan Sabu 1,6 Ton, Petugas pun Sempat Mabuk Laut

Rabu, 21 Februari 2018 - 14:44:00 WIB
Kisah Pengungkapan Sabu 1,6 Ton, Petugas pun Sempat Mabuk Laut
Tim gabungan dari Bareskrim Polri dan Polda Metro Jaya berhasil menggagalkan penyelundupan sabu-sabu seberat 1,6 ton di Perairan Anambas, Kepri, Selasa (20/2/2018) lalu. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

BATAM, iNews.id – Petugas gabungan dari Mabes Polri dan Polda Metro Jaya dibantu Direktorat Bea dan Cukai berhasil menggagalkan penyelundupan sabu-sabu seberat lebih dari 1,6 ton di Perairan Anambas, Kepulauan Riau, Selasa, 20 Februari 2018. Empat ABK asal Taiwan yang diduga bagian dari sindikat internasional diringkus.

Pengungkapan kasus narkoba dengan barang bukti terbanyak ini ternyata tidak semudah membalik telapak tangan. Ada perjuangan keras dan melelahkan yang dialami para anggota tim gabungan dari Bareskrim Polri dan Polda Metro Jaya. Pengintaian selama berhari-hari juga diwarnai mabuk laut dan terbakar teriknya sinar matahari di samudera.

Berdasarkan informasi dari Mabes Polri, informasi penyelundupan barang terlarang itu semula masuk ke direktur narkoba dan kasubdit 2 Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya mengenai akan adanya kapal pengangkut narkoba yang memasuki wilayah Indonesia melalui Perairan Kepulauan Riau.

”Narkoba diangkut kapal berbendera Taiwan, akan diturunkan di Tanjung Lesung, Pandeglang, Banten,” ujar salah seorang penyidik Polri kepada iNews, Rabu (21/2/2018). Berdasarkan informasi tersebut, dilakukan koordinasi oleh direktur narkoba Polda Metro Jaya kepada Satgassus Polri sehingga dibentuk tim berdasarkan Surat Perintah Tugas tanggal 5 Januari 2018.  Sejak saat itu dimulailah proyes penyelidikan.

Petugas gabungan mulai melakukan pemetaan di wilayah Tanjung Lesung, Pandeglang, Banten, terutama di garis pantai yang dapat digunakan untuk bongkar sabu dari kapal. Untuk pemetaan itu, petugas melakukan under cover (penyamaran) sebagai anggota dinas kepariwisataan yang sedang melakukan penelitian terhadap pengembangan lokasi wisata di wilayah tersebut.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut