Sultan Banjar Sebut Kaltim Masa Depan Indonesia usai Ditetapkan Jadi Ibu Kota Baru
Adanya organisasi KBBKT lanjutnya harus dimaknai sebagai ruang bersama untuk saling membesarkan, saling memanggungkan dalam berbagai pentas lokal, regional, nasional, bahkan hingga pentas internasional.
"Mengapa demikian? Cara pandang kita hari ini harus mampu melihat keorganisasian ini tidak sekadar ruang berkumpul sesama entitas suku, tetapi harus menjadi ruang untuk menjemput zaman," ucapnya.
Dia mengaku percaya dengan kepemimpinan Irianto Lambrie dan pengurus KBBKT yang baru saja dikukuhkan. Sebab mereka yang dikukuhkan ini merupakan orang-orang yang tidak sekadar memiliki kemampuan dalam berorganisasi, tetapi juga punya banyak kemampuan.
"Orang-orang yang dikukuhkan hari ini bukan hanya memiliki kemampuan merekatkan yang tidak rekat, tetapi mampu membawa marwah orang Banjar sebagai bangsa yang tangguh, seia sekata, dan mampu menjemput zaman," ujarnya.
Menurutnya, terbentuknya suatu kepengurusan entitas etnis atau paguyuban menandakan kesadaran warga atas pentingnya menjalin silaturahmi, menjalin ukhuwah terutama keleluhuran orang Banjar.