Dampak Tumpahan Minyak di Teluk Balikpapan hingga ke Perairan Penajam
Kepala Sub Bidang Logistik dan Peralatan BPBD Kabupaten Penajam Paser Utara, Nurlaila menambahkan, penyemprotan pembersihan tumpahan BMM itu juga melibatkan sejumlah karyawan dari PT Pertamina (Persero) RU V Balikpapan.
"Penyemprotan material minyak yang mencemari pesisir pantai menggunakan peralatan semprot dengan bahan kimia dan baju khusus dari Pertamina," ucapnya.
Dia menerangkan, BPBD bersama Dinas Sosial Kabupaten Penajam Paser Utara telah mendata warga yang terdampak pencemaran. Tim gabungan ini juga membagikan masker serta makanan siap saji kepada warga yang tinggal di pesisir pantai.
Atas peristiwa itu, saat ini para warga pesisir pantai di wilayah Kecamatan Penajam tidak berani untuk memasak karena takut terjadi kebakaran. Mereka menjalankan instruksi sesuai pemerintah setempat.
Diketahui, kebakaran besar akibat tumpahan minyak kapal di perairan laut Teluk Balikpapan pada Sabtu 31 Maret 2018. Dalam peristiwa itu, mengakibatkan empat orang pemancing yang kebetulan berada di sekitar lokasi meninggal dunia. Dua orang korban ditemukan beberapa saat setelah kejadian dan dua korban lainnya ditemukan tim SAR gabungan pada Senin pagi tadi.
Editor: Donald Karouw