Dampak Tumpahan Minyak di Teluk Balikpapan hingga ke Perairan Penajam
PENAJAM, iNews.id – Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, terkena dampak atas peristiwa tumpahnya bahan bakar minyak (BBM) di perairan Teluk Balikpapan, yang terjadi pada Sabtu 31 Maret 2018. Pesisir pantai di wilayah Kelurahan Penajam hingga Buluminung, Kecamatan Penajam, tercemar material minyak dengan luasan hingga 13,9 kilometer dan ketebalan mencapai satu centimeter.
Kepala Badan penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Penajam Paser Utara, Andi Dahrul mengatakan, wilayahnya ikut terkenda dampak dari tumpahan BBM tersebut. Tumpahan BBM itu menumpuk di pelabuhan perahu cepat dan klotok (kapal kayu), serta pelabuhan feri di wilayah setempat.
“Kami telah mengeluarkan imbauan kepada warga untuk tidak membuang puntung rokok ke laut, sebab bisa memicu munculnya api dari tumpahan BBM yang sangat mudah terbakar,” katanya, Senin (2/4/2018).
Dia melanjutkan, saat ini banyak warga pesisir pantai di wilayah Kecamatan Penajam yang mengalami gangguan pernafasan, muntah-muntah dan pusing karena bau minyak yang menyengat. Untuk mengantisipasi dampak tumpahan BBM tersebut, tim gabungan tanggap darurat BPBD Kabupaten Penajam Paser Utara melakukan penyemprotan pembersihan pesisir pantai dari material minyak.
"Sejak Minggu (1/4) sore, tim tanggap darurat BPBD dibantu personel Kodim 0913, Polres dan Satpol PP melakukan penyemprotan untuk membersihkan material minyak yang mencemari pesisir pantai," ujarnya.