Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Harga CPO Dunia Terus Berubah, Pemprov Kaltim Ambil Langkah Baru untuk TBS Sawit  
Advertisement . Scroll to see content

Cegah PMK Masuk Kaltim, Dua Kendaraan Pengangkut Ternak dari Kalsel Diminta Putar Balik

Minggu, 29 Mei 2022 - 10:41:00 WIB
Cegah PMK Masuk Kaltim, Dua Kendaraan Pengangkut Ternak dari Kalsel Diminta Putar Balik
Dua kendaraan pengangkut hewan ternak dihentikan oleh tim gabungan untuk masuk ke Provinsi Kaltim. Dua kendaraan ini berasal dari Provinsi Kalsel yang ternak disana telah terpapar PMK. (foto : Antara)
Advertisement . Scroll to see content

PASER, iNews.id – Pengawasan lalu lintas kendaraan pengangkut ternak diperketat oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), ini untuk mencegah penyakit mulut dan kuku (PMK). Dua kendaraan jenis truk dan pikap dari Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) diminta putar balik karena mengangkut puluhan ternak.

Kabid Kesehatan Hewan Kesmavet Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak)  Paser drh Al-Habib mengatakan, aparat gabungan dari Kabupaten Paser dan aparat kepolisian setempat menyetop dua unit kendaraan bermuatan 23 ekor ternak dari Kalimantan Selatan.

“Dihentikan di Muara Komam dan Batu Engau, wilayah perbatasan Kaltim-Kalsel, mereka diminta putar balik ke daerah asal,” katanya, Sabtu (28/5/2022).

"Ada dua mobil yang kami stop, bermuatan 21 ekor kerbau di wilayah Muara Komam dan dua ekor sapi di Batu Engau,” sambungnya.

Habib mengatakan, Gubernur Kaltim dalam surat edarannya nomor 524/4180/Ek, dengan tegas menginstruksikan untuk memutar balik kendaraan pengangkut hewan ternak dari luar Kaltim di perbatasan seperti sapi, kerbau, kambing, dan domba.

"Karena Kalsel sudah terpapar PMK jadi hewan ternak dari sana dilarang masuk," kata Habib.

Selain Kalsel, ucapnya, hewan ternak dari Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat juga sudah terpapar PMK.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut