Awang Faroek Ishak Berpulang, Bapak Pembangunan Kalimantan Timur
Karier akademiknya mengantarkan Awang menjadi dosen di Universitas Mulawarman dan Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda. Dia bahkan pernah mendapatkan gelar profesor tamu dari Universitas Victoria, Melbourne, Australia.
Awang Faroek memulai kariernya di Kantor Gubernur Kaltim pada 1973. Dia menjabat sebagai Pembantu Rektor III Universitas Mulawarman pada 1978 dan Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan pada 1982.
Di dunia politik, Awang pernah menjadi anggota DPR/MPR RI selama dua periode (1987-1997). Pada tingkat daerah, dia menjadi Pelaksana Tugas Bupati Kutai Timur (1999-2000) sebelum terpilih sebagai Bupati definitif untuk dua periode (2000-2008).
Prestasinya di tingkat lokal membawanya ke kursi Gubernur Kaltim yang dijabat selama dua periode (2008-2018). Setelah tidak lagi menjabat sebagai gubernur, Awang Faroek kembali menjadi anggota DPR RI pada 2019-2024. Namun, perolehan suara pada Pemilu 2024 menunjukkan penurunan yang menjadi akhir perjalanan politiknya.
Sejak 2014, Awang Faroek didiagnosis menderita Bell’s Palsy, gangguan saraf yang menyebabkan kelumpuhan sebagian otot wajah. Kondisi ini kerap disalahartikan sebagai stroke ringan.