38 Nama Rumah Adat di Indonesia, Bukti Kekayaan Budaya dan Adat Istiadat
28. Rumah Adat Gapura Candi Bentar (Bali)
Rumah Adat Gapura Candi Bentar merupakan rumah adat Bali yang masih berkaitan dengan budaya Hindu. Melalui desain rumah adat ini terlihat jelas bahwa budaya dan adat istiadat masyarakat Bali sangat dihormati.
29. Rumah Adat Musalaki (Nusa Tenggara Timur)
Rumah ini merupakan lambang provinsi Nusa Tenggara Timur dan menjadi tempat tinggal khusus para pemimpin suku dari beberapa suku di wilayah tersebut. Mayoritas desain bangunan pemerintahan seperti kelurahan, kecamatan dan kabupaten Nusa Tenggara Timur mengadopsi konsep rumah Musalaki dan beberapa kawasan sudah dihuni masyarakat umum.
30. Rumah Adat Dalam Loka (NTB)
Rumah Adat Dalam Loka pada awalnya dirancang sebagai tempat tinggal raja-raja Sumbawa dengan pengaruh budaya Islam yang kuat pada masa itu, sehingga hampir seluruh aspek adat istiadat dan suku masyarakat Sumbawa tercermin melalui nilai-nilai Syariah Islam.
31. Rumah Adat Baileo (Maluku Tengah)
Baileo adalah sebutan untuk rumah tradisional orang Maluku. Salah satu wilayah dimana bangunan ini masih terpelihara dengan baik adalah di Kecamatan Saparua Kabupaten Maluku Tengah. Rumah baileo tidak digunakan sebagai tempat tinggal, melainkan hanya untuk menyelenggarakan acara adat atau keagamaan.
32. Rumah Adat Sasadu (Maluku Utara)
Sasadu merupakan rumah adat suku Sahu di Halmahera Barat. Di rumah ini masyarakat adat Sahu sering berkumpul untuk pertemuan, ritual adat dan penyambutan tamu. Sasadu biasanya dibangun di tengah desa sehingga mudah dijangkau oleh warga dari seluruh penjuru desa.