Tekan Inflasi, Pemprov Kalteng Berikan Subsidi 2.500 Paket Sembako di Gelaran Pasar Murah
Gubernur berharap, kepada seluruh anggota TPID untuk memberi perhatian lebih pada upaya menjaga dan meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi Kalteng.
“Insya Allah kami yakin, dengan partisipasi aktif seluruh stakeholder dapat memberikan hasil yang nyata dan apa yang menjadi upaya bersama ini dapat menekan harga di pasaran menjadi lebih stabil yang pada akhirnya inflasi kita menjadi terkendali,” tuturnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng Nuryakin, selaku Ketua Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Kalteng dalam laporan tertulisnya mengatakan Pemprov Kalteng menyediakan 2.500 paket sembako yang akan disalurkan serentak di tiga lokasi di Kota Sampit yaitu, di Kantor Kecamatan Baamang sebanyak 1.000 paket, di Pasar Karang Intan sebanyak 1.000 paket dan di Kantor Kelurahan Mentaya seberang, Kecamatan Seranau sebanyak 500 paket.
Harga jual paket ke masyarakat sebesar Rp50.000 per paket dengan isi paket sembakonya terdiri dari beras 5 kilogram, gula 2 kilogram, minyak goreng 2 liter, dan susu kental manis 1 kaleng yang apabila sesuai harga pasar harganya Rp150.000. Pemerintah mensubsidi sebesar Rp100.000 (66,7 persen).
Pada kesempatan yang sama, Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor menyampaikan bahwa penyelenggaraan Pasar Murah ini adalah bentuk kerja sama Pemprov Kalteng bersama Pemkab Kotawaringin Timur, Bank Indonesia perwakilan Prov Kalteng, PT Pertamina, dan Hiswana Migas.