Tekan Inflasi, Pemprov Kalteng Berikan Subsidi 2.500 Paket Sembako di Gelaran Pasar Murah
SAMPIT, iNews.id – Pemerintah pusat dan pemerintah daerah memperkuat sinergi dengan menyiapkan anggaran untuk kegiatan-kegiatan yang dapat meredam lonjakan inflasi. Hal ini dilakukan dalam rangka menjaga stabilitas harga Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting (Bapokting) di pasaran dan menekan laju inflasi daerah.
Salah satu bentuk kegiatan tersebut dilakukan Pemprov Kalteng bersama Pemerintah Kabupaten/Kota dengan menggelar kegiatan Pasar Murah dan Pasar Penyeimbang yang dilaksanakan di Kabupaten/Kota se-Kalteng. Di mana, salah satu tujuannya adalah untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah atau kurang mampu.
Tantangan pengendalian inflasi saat ini, selain masih dalam kondisi pandemi Covid-19 serta pelonggaran protokol kesehatan oleh pemerintah, juga kebijakan pemerintah dalam kenaikan harga BBM yang mendorong peningkatan harga beberapa komoditas karena naiknya biaya distribusi barang, khususnya Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting (Bapokting).
Hal itu dikemukakan Gubernur Kalteng Sugianto Sabran saat membuka Pasar Penyeimbang dan Pasar Murah dalam menekan laju inflasi, di Kecamatan Baamang Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Minggu (25/9/2022).
“Dari sisi pergerakan harga, berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi Kalteng pada bulan Bulan Agustus tercatat sebesar 6,94 persen, angka ini jauh berada di atas angka inflasi nasional sebesar 4,69 persen (yoy). Komoditas yang memberikan sumbangan inflasi pada Agustus 2022 antara lain angkutan udara, bawang merah, beras, ikan tongkol atau ikan ambu-ambu, ikan nila, tomat, bahan bakar rumah tangga, pasir, cabai rawit, dan udang basah,” ucap Gubernur.