Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mayat Wanita di Pantai Cemoro Sewu Gemparkan Warga Tulungagung, Kepala Terpisah
Advertisement . Scroll to see content

Mayat Pria Ditemukan Bersimbah Darah di Tepi Jalan Sampit, Diduga Terlindas Truk

Kamis, 04 Juni 2026 - 09:33:00 WIB
Mayat Pria Ditemukan Bersimbah Darah di Tepi Jalan Sampit, Diduga Terlindas Truk
Mayat pria tak dikenal ditemukan bersimbah darah di tepi Jalan Pramuka, Sampit, Kotawaringin Timur. Polisi menyelidiki dugaan korban tewas terlindas truk. (Foto: iNews TV/NORMANSYAH)
Advertisement . Scroll to see content

Tidak lama kemudian, saat sopir truk yang sebelumnya berhenti membeli pulsa kembali ke kendaraannya, korban terlihat bergerak cepat menuju bagian belakang truk. Korban lalu diduga sengaja membaringkan tubuhnya dekat roda belakang kendaraan yang akan berjalan. Saat truk mulai berjalan meninggalkan lokasi, bagian kepala korban diduga terlindas roda kendaraan berat tersebut.

Beberapa saat setelah truk pergi, seorang warga menemukan korban sudah tergeletak di tepi jalan dalam kondisi bersimbah darah. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada warga sekitar dan polisi.

Pemilik warung di dekat lokasi kejadian, Akhmad, mengaku tidak mengenal korban secara pribadi. Namun dia mengaku beberapa kali pernah melihat korban melintas di kawasan tersebut.

"Saya tidak kenal korban tapi sering lewat di sini. Sorenya sempat datang minta air lalu jalan. Dia memang sering jalan kaki," ujarnya, Rabu (3/6/2026).

Akhmad mengatakan korban sempat datang ke warungnya pada siang hari untuk meminta air minum. Setelah itu korban pergi, namun kembali lagi pada sore hari dan terlihat mondar-mandir di sekitar lokasi.

"Kalau dari CCTV kan korban terlihat mondar-mandir dekat truk, begitu sopir naik kendaraan, dia buru-buru ke belakang truk, kayaknya memang bunuh diri yang tapi tidak tahu juga," katanya.

Kasus ini kini ditangani Polres Kotawaringin Timur. Sementara itu, jenazah korban telah dievakuasi ke RSUD dr Murjani Sampit untuk menjalani visum guna memastikan penyebab kematiannya.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut