Kelebihan dan Kekurangan Sistem Pemilu Distrik dan Proporsional
3. Menghalangi perkembangan multipartai yang plural.
4. Mendorong tumbuhnya partai etnis atau kesukuan.
Pengertian sistem pemilu proporsional
Sistem proporsional merupakan sistem di mana satu daerah pemilihan memilih beberapa wakil. Wilayah dianggap sebagai satu kesatuan yang tidak dipecah. Kursi untuk perwakilan wilayah dibagi berdasarkan jumlah suara yang diperoleh kontestan.
Setiap peserta pemilu akan memperoleh jumlah kursi sesuai dengan jumlah suara yang diperoleh di seluruh wilayah negara. Dalam sistem proporsional, ada kemungkinan penggabungan partai atau koalisi untuk memperoleh kursi.
1. Jumlah kursi yang diperoleh sesuai dengan jumlah suara yang didapat dari masyarakat.
2. Lebih demokratis karena tidak ada suara yang hilang sehingga semua golongan berpotensi untuk terwakili.
3. Lembaga perwakilan rakyat atau legislatif benar-benar menjadi wadah dari aspirasi seluruh rakyat.