Kelebihan dan Kekurangan Sistem Pemilu Distrik dan Proporsional
JAKARTA, iNews.id - Inilah kelebihan dan kekurangan sistem pemilu distrik dan proporsional. Pemilu merupakan proses resmi memilih seseorang untuk sebuah jabatan publik atau menerima atau menolak proposisi politik dengan memilih.
Menurut Ali Moertopo pengertian Pemilu sebagai berikut: “Pada hakekatnya, pemilu adalah sarana yang tersedia bagi rakyat untuk menjalankan kedaulatannya sesuai dengan azas yang termaktub dalam Pembukaan UUD 1945. Pemilu itu sendiri pada dasarnya adalah suatu Lembaga Demokrasi yang memilih anggota-anggota perwakilan rakyat dalam MPR, DPR, DPRD, yang pada gilirannya bertugas untuk bersama-sama dengan pemerintah, menetapkan politik dan jalannya pemerintahan negara”.
1. Sistem distrik (plurality and majority system).
2. Sistem proporsional (proportional system).
3. Sistem campuran (mixed system).
Di antara ketiga sistem tersebut, sistem pemilu yang paling banyak digunakan di dunia adalah sistem pemilu distrik (pluralitas mayoritas) dan sistem pemilu proporsional.
Sistem pemilu distrik merupakan sistem tertua dan dilakukan berdasarkan kesatuan daerah.
Suatu negara umumnya akan dibagi dalam beberapa daerah dan rakyat mengadakan pemilu di setiap daerahnya untuk memilih satu perwakilan.