Presiden Jokowi Pastikan Sinyal Positif terhadap Perekonomian Makin Terlihat Jelas
"Perbaikan didukung oleh peningkatan impor bahan baku dan barang modal di bulan Oktober. Neraca perdagangan yang mengalami surplus 8 miliar dolar AS di triwulan ketiga 2020 turut mendukung ketahanan sektor eksternal," katanya.
Jokowi juga mengapresiasi hasil kerja keras bersama untuk menangani masalah kesehatan dan ekonomi secara bersamaan akibat Covid-19. Laporan yang dia terima per hari ini, kasus aktif Covid-19 di Indonesia lebih rendah dari rata-rata dunia atau sebesar 12,72 persen sedangkan rata-rata dunia 28,04 persen.
"Kemudian tingkat kesembuhan juga semakin membaik, mencapai angka 84,02 persen. Lebih baik dari angka kesembuhan rata-rata dunia sebesar 69,56 persen," ucapnya.
Sementara Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo ptimistis pemulihan ekonomi nasional pada 2021 dapat terwujud dengan penguatan sinergi melalui satu prasyarat dan lima strategi. Satu prasyarat tersebut, vaksinasi dan disiplin protokol Covid-19.
Sementara kelima strategi kebijakan itu, yaitu pembukaan sektor produktif dan aman, percepatan stimulus fiskal (realisasi anggaran), peningkatan kredit dari sisi permintaan dan penawaran, stimulus moneter dan kebijakan makroprudensial.