Jenderal Kopassus Ini Mengenang Pertemuan dengan Bekas Musuh di Kalimantan, Endingnya Saling Tertawa
Sementara Bong Khee Chok saat itu memang sengaja tidak langsung muncul. Dia mengamati situasi terlebih dahulu. Setelah merasa aman, dia pun turun dari mobil dan mendatangi Hendropriyono.
Akhirnya setelah 38 tahun berlalu, Hendropriyono bisa bertemu dengan bekas musuhnya. Bong Khee Cok saat itu lebih banyak diam. Namun, Hendropriyono yang supel berhasil mencairkan suasana yang kaku.
"Akhirnya muncul Bong Khee Chok. Pendek ternyata, nggak kayak orang China umumnya. Kulitnya hitam," kata Hendropriyono mengenang pertemuan itu.
Pertemuan itu pun dipenuhi suara tawa keduanya. Hendropriyono memamerkan luka-luka di tangan dan pahanya saat harus berperang dengan anak buah Boong Khee Cok.
"Saya bilang, kacau ni orang, jago amat dulu. Ketawa-ketawa kita. Terus saya bilang, nih gara-gara kamu, saya luka-luka di tangan, di paha karena saya berantem sama anak buahmu. Dia malah nggak tau. Waduh, berarti yang saya lawan kemarin itu kucing kurap ya,” ujar Hendropriyono.