BNN Kalsel: Selamatkan Bonus Demografi dari Ancaman Narkoba
Di Kalimantan Selatan, ucap Aris, jumlah penyalah guna narkoba cenderung turun pada tiga tahun terakhir. Hal itu dapat terlihat dari angka prevalensi, yaitu 1,3 persen atau turun dari Tahun 2017 dengan prevalensi 1,97 persen.
Artinya, jika jumlah penduduk Kalsel usia dewasa sekitar 3.250.000 jiwa, maka penyalah guna saat ini lebih kurang 53.000 orang. Sedangkan di Tahun 2017, diperkirakan penyalah guna mencapai lebih dari 79.000 orang.
"Sejalan dengan momen Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2020, tema yang diangkat BNN, yaitu "Hidup 100 persen", mari kita hidup sehat jasmani dan rohani, termasuk bebas narkoba, demi terwujudnya Indonesia sebagai negara maju Nomor 3 di dunia di Tahun 2030," katanya.
Seperti diketahui, bonus demografi pada 2030-2040 jumlah penduduk usia produktif (berusia 15-64 tahun) lebih besar dibandingkan penduduk usia tidak produktif (berusia di bawah 15 tahun dan di atas 64 tahun).
Penduduk usia produktif diprediksi mencapai 64 persen dari total jumlah penduduk yang diproyeksikan sebesar 297 juta jiwa.
Editor: Faieq Hidayat