BNN Kalsel: Selamatkan Bonus Demografi dari Ancaman Narkoba
BANJARMASIN, iNews.id - Indonesia akan mengalami bonus demografi pada tahun 2030-2040. Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalimantan Selatan (BNNP Kalsel) mengingatkan semua pihak bonus demografi harus diselamatkan dari ancaman narkoba.
"Musuh nyata yang kini menghancurkan generasi penerus bangsa adalah narkoba. Jangan sampai bonus demografi pada 2030 jadi sia-sia karena kita tak mampu menghasilkan sumber daya manusia unggul," kata Kepala BNNP Kalsel Brigjen Pol Mohamad Aris Purnomo di Banjarmasin, Minggu (29/6/2020) malam.
Aris menyebut genderang perang terhadap peredaran narkoba harus terus ditabuh. Negara tak boleh kalah dengan jaringan pengedar yang segala modus operandinya memasok barang haram tersebut ke Indonesia.
Begitu juga upaya pencegahan, kata dia, masyarakat harus terus diberikan edukasi agar tak sampai mengonsumsi narkoba atau terbujuk rayu ikut mengedarkan dengan iming-iming mendapatkan uang.
"Kuncinya adalah bagaimana kita bisa mencegah orang tidak menggunakan narkoba. Jika jumlah pengguna dapat ditekan, maka secara otomatis peredaran turun. Prinsipnya, narkoba tidak akan laku jika tak ada permintaan dari pemakainya," kata dia.