Transparansi Proyek APBD, Gubernur Sutarmidji: Kontraktor Tak Sesuai, Jangan Dipakai Lagi!
"Saya tidak ingin menyebutkan nama perusahaannya, namun, bocorannya perusahaan yang diminta untuk mengembalikan dananya itu adalah perusahaan yang mengerjakan proyek yang berasal dari dana APBN, karena perusahaan itu melakukan mark up untuk menyelesaikan proyeknya," katanya.
Sebagai Gubernur, dirinya ingin setiap proyek pembangunan yang dilakukan di Kalbar dapat dikerjakan oleh perusahaan yang bonafid dan memiliki integritas dalam menjalankan pekerjaannya.
"Karena saat ini kebanyakan kontraktor yang ada hanya sebatas kedok, mereka ikut lelang dan menang, ujung-ujungnya proyek yang ia dapat dijual kepada perusahaan lain. Ini yang saya tidak mau dan saya minta kepada aparat penegak hukum untuk memproses perusahaan-perusahaan yang seperti ini," katanya.
Dirinya menegaskan, berbicara seperti itu karena dia berani memastikan kalau tidak pernah menunjuk siapa pun untuk mendapatkan proyek, melainkan harus sesuai dengan mekanisme yang berlaku.
"Silahkan cek saja setiap proyek yang ada di Kalbar, kalau ada nama anak saya, atau menantu saya yang mendapatkan proyek, silahkan laporkan. Karena saya sudah menegaskan kepada mereka untuk tidak main proyek," katanya.
Editor: Reza Yunanto