Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kasus Tambang Ilegal di Way Kanan Rugikan Negara Rp1,5 Triliun, 13 Tersangka Segera Diadili
Advertisement . Scroll to see content

Tim SAR Hentikan Pencarian Korban Longsor Tambang Emas di Kalbar

Selasa, 20 September 2022 - 07:50:00 WIB
Tim SAR Hentikan Pencarian Korban Longsor Tambang Emas di Kalbar
Komandan Pos SAR Sintete, Zulhijah. (Foto: iNewsTV/Uun Yuniar)
Advertisement . Scroll to see content

BENGKAYANG, iNews.id - Tim SAR menghentikan pencarian korban longsortambang emas ilegal di Dusun Sencepu, Desa Kinande, Kecamatan Lembah Bawang, Bengkayang, Kalimantan Barat. Penghentian itu dilakukan karena sudah tidak ada tanda-tanda ditemukan korban.

"Pencarian di lokasi sudah tidak ada tanda-tanda ditemukan korban. Hanya barang-barang milik korban seperti linggis, sepatu boot, dan mesin dompeng," kata Komandan Pos SAR Sintete, Zulhijah, Senin (19/9/2022) sore.

Tambang emas di Dusun Sencepu, Desa Kinande, Kecamatan Lembah Bawang, Bengkayang longsor pada Kamis (15/9/2022). (Foto: iNewsTV/Uun Yuniar)
Tambang emas di Dusun Sencepu, Desa Kinande, Kecamatan Lembah Bawang, Bengkayang longsor pada Kamis (15/9/2022). (Foto: iNewsTV/Uun Yuniar)

Kendati pencarian korban dihentikan, Pos SAR Sintete masih memantau lokasi. Hingga pencarian ditutup, ditemukan 13 orang korban yang terdiri atas 8 orang selamat dan 5 meninggal.

"Bila ada masyarakat yang keluarganya belum kembali kita akan berkoordinasi,' tuturnya.

Longsor di tambang emas tanpa izin atau PETI itu terjadi pada Kamis (15/9/2022). Dugaan awal ada 20 orang yang tertimbun di lokasi.

Sebelumnya Kapolres Bengkayang AKBP Bayu Suseno meralat jumlah korban tewas yang ternyata hanya 4 orang. 

"Korban kritis dari Selakau Timur yang diduga meninggal dunia ternyata kondisinya masih hidup rawat jalan di rumah," ujarnya.

Empat orang korban tewas telah teridentifikasi yakni Hermanus (42), warga Desa Moterado. Yohanes alias Oot (19), warga Desa Gerantung. Piko, warga Desa Lembah Bawang, dan Tumin, warga Desa Selakau Tua.

Sedangkan korban selamat adalah Martinus, Makarno, Pitrus Ipit, Benediktus Ayen, dan Bombat. Mereka merupakan warga Desa Monterado.

Berikutnya Yohanes Rudi, Basuni Iyeng, dan Aldo Firdaus yang merupakan warga Desa Gerantung.

Editor: Reza Yunanto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut