Rapid Test di Kalbar akan Terus Dilakukan, Target Lansia Umur 60 Tahun ke Atas
Berdasar informasi dari Kementerian Kesehatan Rabu (15/4/2020), terdapat tambahan delapan kasus positif Covid-19 di Kalbar. Kini total kasus positif menjadi 21 orang.
Dari 21 kasus konfirmasi positif Covid-19 tersebut, sebanyak enam orang dinyatakan sembuh dan tujuh orang masih dirawat di rumah sakit. Sementara lima pasien isolasi mandiri dan tiga orang meninggal dunia.
"Dari sebanyak 12 orang yang masih belum sembuh, ada dua orang yang sudah negatif tetapi harus periksa satu kali lagi. Kalau hasilnya negatif, Insya Allah sembuh juga. Namun, untuk kondisi pasien positif lainnya dalam kondisi sehat," kata Gubernur Sutarmidji.
Kemudian, lanjutnya, ada 15 PDP yang saat ini dirawat di sejumlah rumah sakit di Kalbar, hasil pemeriksaan laboratoriumnya negatif. Mereka tersebar di seluruh RS di Kalbar, dengan rincian, 11 orang di RSUD Sudarso, sembilan di antaranya sudah pulang.
Dua orang di RS Singkawang, satu di antaranya sudah pulang. Sementara satu orang di RS Untan dan pasien ini sudah meninggal namun bukan karena Covid-19.
Yang terakhir, ada satu orang dokter spesialis di RSUD Sudarso, hasil tes lab-nya juga negatif. Dokter ini dalam kondisi sehat.
Kemudian, lanjutnya, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP), Orang Dalam Pemantauan (ODP) serta Orang Tanpa Gejala (OTG) yang tidak dirawat di RS tapi hasil tesnya reaktif se-Kalbar berjumlah 105 orang dan 63 orang di antaranya di Pontianak.
Editor: Umaya Khusniah