Cerita Rakyat Kalimantan Barat Legenda Batu Menangis
Ibunya pun menjawabnya dengan sabar. "Darmi, tadi kan ibu sudah menyuruhmu untuk memasak." Darmi yang mendengar jawaban itu langsung pergi meninggalkan ibunya yang kelaparan dan juga lelah.
Keesokan harinya, ibu Darmi sudah bersiap dengan hasil panennya. Dia akan pergi ke pasar,"Darmi ikutlah ibu ke pasar nak, ibu membutuhkanmu untuk membawa hasil ladang kita," ucap sang ibu.
"Tidak mau bu. Nnti kulitku kotor apalagi pasar kan becek. Aduh aku tidak bisa membayangkan kulitku yang bersih ikutan kotor," kata Darmi.
Akhirnya, ibu ke pasar sendiri dengan membawa hasil ladang itu. Sorenya, ibu Darmi membawa uang hasil panen. Tidak terlalu banyak, tapi cukup untuk membeli kebutuhan beberapa hari. Darmi yang melihat ibunya sedang menghitung uang segera mendekati ibunya.
"Bu, bedakku habis tolong belikan dong bu,"ucap Darmi.
"Iya ibu belikan tapi kamu harus ikut supaya ibu tidak salah beli," jawab sang ibu.