Bocah Tewas Dianiaya Ibu Tiri Dimakamkan di Ogan Ilir, Diiringi Isak Tangis Keluarga
Dia mengatakan, orang tua korban memang asli Ogan Ilir tetapi merantau ke Pontianak, Kalimantan Barat.
“Kami sedih dan prihatin atas peristiwa yang menimpa ANZ. Kami berharap hukum bisa ditegakkan seadil-adilnya bagi ibu tiri korban,” ujarnya.
Sebelumnya, bocah ini ditemukan tewas di dalam karung usai dianiaya ibu tirinya di Pontianak, pada 22 Agustus 2024 lalu.
Penemuan mayat dalam karung sontak menggemparkan warga Gang Purnama Agung VII, Blok G3, Jalan Purnama, Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak. Korban sempat dikabarkan hilang sejak Senin (19/8/2024).
Mirisnya, bocah tersebut ditemukan ayahnya tewas dalam rumah dengan kondisi terbungkus karung. Diduga dia dibunuh ibu tirinya.
Wadirreskrimum Polda Kalbar AKBP Hary Yudha Siregar mengatakan, bocah ini dikabarkan hilang sejak Senin (19/8/2024). Keluarga selanjutnya melaporkan kehilangan korban ke Polda Kalbar.
Editor: Kastolani Marzuki