Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa Hari Ini Magnitudo 3,5 Guncang Konawe Utara, Getaran Dirasakan Cukup Kuat
Advertisement . Scroll to see content

BMKG Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Langit Kalbar, Cegah Karhutla di Musim Kemarau

Sabtu, 29 Juni 2024 - 09:44:00 WIB
BMKG Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Langit Kalbar, Cegah Karhutla di Musim Kemarau
Petugas saat menyiapkan NaCI Powder yang akan disemai di langit Kalbar untuk operasi modifikasi cuaca mencegah karhutla. (Foto: BMKG)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) sejak 25 Juni hingga 5 Juli 2024. Langkah ini dilakukan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan, dalam pelaksanaan OMC di Kalbar bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), TNI AU, BRGM, BPBD Kalbar dan Pemprov Kalbar. Kegiatan ini juga didukung armada CASA 212-200 milik Skadron 4 Lanud Abdurachman Saleh, Malang, Jawa Timur.

“Bulan Juli hingga September 2024 secara historis terjadi puncak karhutla di Provinsi Kalbar dan umumnya di provinsi lain yang memiliki kerentanan terhadap kebakaran lahan,” ujar Dwikorita di Jakarta, Jumat (28/6/2024). 

Menurutnya, berdasarkan data Pemantau Air Lahan Gambut (SIPALAGA) yang dipublikasikan Badan Restorasi gambut dan Mangrove (BRGM) saat ini menunjukkan sebagian besar lahan gambut di Kalbar sudah mengering serta ketinggian air dalam tanah di bawah 40 cm. Ketinggian muka air tanah gambut ini sangat rendah dan menunjukkan status rawan. 

"OMC ini sangat penting dilakukan sebagai upaya BMKG bersama stakeholder dalam mencegah karhutla terjadi di Kalbar," katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut