Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rumah Mewah terkait Sindikat Penipuan Internasional Digerebek, 27 WNA China Ditangkap
Advertisement . Scroll to see content

Belasan WNA asal China Serang TNI dan Petugas Perusahaan di Ketapang Kalbar

Rabu, 17 Desember 2025 - 11:03:00 WIB
Belasan WNA asal China Serang TNI dan Petugas Perusahaan di Ketapang Kalbar
Belasan WNA asal China menyerang petugas di area operasional tambang emas PT Sultan Rafli Mandiri (PT SRM), Desa Pemuatan Batu, Kecamatan Tumbang Titi. (Foto: Istimewa).
Advertisement . Scroll to see content

KETAPANG, iNews.id – Belasan warga negara asing (WNA) asal China menyerang petugas di area operasional tambang emas PT Sultan Rafli Mandiri (PT SRM), Desa Pemuatan Batu, Kecamatan Tumbang Titi. Dalam kejadian tersebut, lima anggota TNI dan sejumlah warga sipil menjadi sasaran. Saat kejadian tersebut telah dilaporkan ke polisi.

Serangan tersebut terjadi pada Minggu (14/12/2025)  pukul 15.40 WIB menyasar lima anggota TNI dan sejumlah warga sipil. Selain itu, beberapa kendaraan milik perusahaan berupa mobil dan sepeda motor rusak berat. 

Aparat menemukan satu bilah senjata tajam jenis parang lengkap dengan sarungnya di lokasi kejadian. Berdasarkan informasi di lapangan, sekitar 15 WNA diduga terlibat dalam aksi penyerangan dengan membawa empat bilah senjata tajam, airsoft gun serta alat kejut listrik. 

Penyerangan bermula ketika petugas keamanan perusahaan melihat aktivitas penerbangan drone di sekitar area tambang. Petugas bersama lima anggota TNI yang sedang melaksanakan latihan dasar satuan kemudian melakukan pengejaran tanpa membawa senjata.  

Sekitar 300 meter dari pintu masuk perusahaan, mereka menemukan sejumlah WNA. Tak lama kemudian, belasan orang lain datang dan diduga langsung melakukan penyerangan. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut