Wujudkan Karya, Penyandang Disabilitas Butuh Kesempatan Bukan Belas Kasihan
Titik bangga atas pencapaian mereka. Sebab, mereka survive lewat karya yang benar-benar bernilai. Bukan karena belas kasihan.
“Produk mereka dibeli karena memang berkualitas. Bukan karena mereka penyandang disabilitas,” tuturnya.
Sukses Titik mencetak penyandang disabilitas terampil ini pula yang berbuah berbagai penghargaan. Pada tahun 2004 misalnya, Titik mendapat The Global Microentrepreneurship Award dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York.
Titik bahkan berksempatan berpidato tentang gagasan pemberdayaan kaum difabel di hadapan Sekjen PBB Kofi Annan saat itu.
Cerita Titik tentang pengalamannya memberdayakan penyandang disabilitas menggetarkan hati para hadirin. Bahkan, tak sedikit yang meneteskan air mata, termasuk Ratu Beatrix dari Belanda dan Ratu Sofia dari Spanyol yang ikut hadir di acara tersebut.