Wujudkan Karya, Penyandang Disabilitas Butuh Kesempatan Bukan Belas Kasihan
Seperti diajarkan mentornya, Titik Winarti, penyandang disabilitas seperti dirinya harus diberi kesempatan untuk menunjukkan potensinya. Sebab, dia yakin semua manusia memiliki kemampuan masing-masing.
“Karya ini adalah bukti bahwa kami punya kemampuan,” ucapnya.
Semangat pula yang ditanamkan Titik Winarti kepada semua penyandang disabilitas yang bergabung di Tiara Handicraft. Mereka digali semua potensinya hingga menyadari bahwa keterbatasan fisik bukan halangan untuk berkarya.
Itu sebabnya, setelah dua tahun berdiri (1997), Tiara Handicraft merekrut banyak penyandang disabilitas. Mereka diajari membuat aneka produk kerajinan, lalu dijadikan karyawan dengan upah layak seperti pekerja normal lainnya.
Penyandang disabilitas yang direkrut juga beragam, mulai dari tuna daksa, tuna rungu hingga tuna grahita.
“Alhamdulillah, ternyata mereka bisa,” katanya.
Hingga 29 tahun berdiri, Tiara Handicraft sudah meluluskan lebih dari 800 penyandang disabilitas. Mereka kini telah mendirikan usaha sendiri, termasuk bergabung dengan industri baru di tempat lain.