Warga Pasuruan Blokade Jalur Pantura, Protes Dugaan Peluru Nyasar dari Latihan Militer
“Ada peluru nyasar lagi ke rumah warga. Bahkan tadi hampir mengenai anak kecil,” ujar Sekretaris Desa Alastlogo, Sugianto.
“Kami blokade agar ada perhatian dari pihak terkait. Kami sebelumnya sudah bertemu komandan kiranya bisa berkomitmen bahwa mereka akan mengevaluasi terkait latihan tersebut,” katanya lagi
Muklis, warga Wate mengatakan pemblokadean jalan dilakukan secara spontan sebagai bentuk kekhawatiran masyarakat terhadap keselamatan mereka.
“Ini gerakan spontanitas tidak ada rencana. Kemarin sore ada peluru nyasar, tadi pagi juga ada peluru nyasar yang hampir kena anak 2 tahun,” katanya.
Massa meminta kegiatan latihan militer segera dihentikan atau dievaluasi sampai terdapat jaminan keselamatan bagi warga. Mereka mengancam tetap bertahan dan memblokir jalan apabila tuntutan tersebut tidak mendapat respons.
Hingga aksi berlangsung, pihak Marinir TNI Angkatan Laut belum memberikan keterangan terkait dugaan proyektil dari latihan militer tersebut. Belum ada pula konfirmasi mengenai asal proyektil yang ditemukan warga sehingga klaim tersebut masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.
Editor: Donald Karouw