Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kekeringan di Bondowoso, Polisi Distribusikan Bantuan Air Bersih ke Warga Bersama BPBD
Advertisement . Scroll to see content

Wali Kota Madiun Tetap Lanjutkan Proyek Miliaran Rupiah saat Pandemi Corona, Ini Alasannya

Selasa, 12 Mei 2020 - 15:47:00 WIB
Wali Kota Madiun Tetap Lanjutkan Proyek Miliaran Rupiah saat Pandemi Corona, Ini Alasannya
Wali Kota Madiun, Maidi. (Foto: iNews/Arif Wahyu Efendi)
Advertisement . Scroll to see content

MADIUN, iNews.idPembangunan fisik bernilai miliaran rupiah di Kota Madiun, Jawa Timur (Jatim) tetap dilanjutkan meski di tengah pandemi Covid-19. Padahal pemerintah pusat dan daerah lain berupaya mengalihkan sumber dana mereka untuk penanganan wabah yang saat ini melanda Indonesia.

Wali Kota Madiun, Maidi, mengaku memiliki alasan pemerintah kota (pemkot) tetap melanjutkan pembangunan. Menurutnya, pembangunan tetap dilakukan terhadap proyek-proyek yang akan menggerakkan sektor ekonomi pascawabah corona berakhir.

"Pembangunan yang saat ini sedang berjalan ini untuk menyambut tatkala dalam waktu dekat nanti corona meninggalkan kita. Artinya dari segi kesehatan, rumah sakit, fasilitas dan sebagainya kita cukupi semuanya. Tapi dari segi sehat, kalau orang ini tidak punya duit, tidak ada aktivitas, tidak makan, kan tidak sehat," kata Maidi di Gedung Pertemuan Dinas Kominfo Kota Madiun, Selasa (12/04/2020).

Dia menjelaskan, pembangunan yang akan menggerakkan sektor ekonomi itu di antaranya sentra kuliner, taman dan wisata perkotaan, serta perbelanjaan, khususnya untuk pertumbuhan perekonomian Pedagang Kaki Lima (PKL). Lokasinya berada di kawasan Jalam Pahlawan, Taman Sumber Umis, serta Kawasan Rimba Mulya.

"Maka untuk Madiun, khusus tempat untuk belanja, kuliner, jalan-jalan, dan yang sifatnya untuk pertumbuhan ekonomi, ini berjalan," katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut