Waduh! Puluhan Mantan Kades di Bojonegoro Mengaku Jatuh Miskin, Minta Tali Asih Rp100 Juta
Mantan Kades Blongsong Rusmijan mengaku datang ke lembaga legislatif dengan tujuan menyampaikan keinginan supaya bisa mendapat dana tali asih untuk seluruh mantan kades se-Bojonegoro.
"Jadi kawan-kawan IMKD dan Kompakdesi ini jadi satu, karena ini kepentingan mantan kades, bukan kepentingan sepihak IMKD atau Kompakdesi saja," ujarnya, Kamis (15/8/24).
Dengan adanya dana tali asih, diharapkan bisa memberdayakan para mantan kades. Sebab dari 794 mantan kades yang sudah teridentifikasi, mayoritas dalam keadaan jatuh miskin. Terutama para mantan kades incumbent yang mencalonkan lagi namun kalah.
"Saya sendiri ASN yang izin nyalon jadi kades satu periode, lalu mencalonkan lagi hingga 5 kali dan kalah, sehingga banyak biaya," katanya.
Berangkat dari keadaan yang disebutnya sangat memprihatinkan itu, pihaknya kemudian berpikiran untuk mengajukan dana tali asih untuk purna tugas kades. Besaran yang dikehendaki sebanyak Rp100 juta untuk satu orang mantan kades.