Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus Video Viral Pesta Gay di Karawang
Advertisement . Scroll to see content

Videonya Viral karena Usir Utusan Dispora, Wali Kota Kediri: Saya Tersinggung 

Rabu, 04 Desember 2019 - 16:39:00 WIB
Videonya Viral karena Usir Utusan Dispora, Wali Kota Kediri: Saya Tersinggung 
Wali Kota KediriAbdullah Abu Bakar. (Foto: iNews/Afnan Subagio)
Advertisement . Scroll to see content

Abdullah Abu Bakar menilai ucapan tersebut dianggap melanggar hak asasi manusia (HAM) dan tidak ada hubunganya dengan prestasi seseorang. Namun jika kepulangan Shalfa karena alasan kedisiplinan bisa diterima lantaran hasil tes menunjukkan Shalfa masih gadis.

Pemulangannya pun seharusnya dilakukan dengan baik agar tidak mengganggu kejiwaan Shalfa.“Tapi ini kan nggak. Mbak Shalfa divonis seperti itu (tidak perawan). Jangan sapai kasus ini kembali terjadi di Indonesia. Kalau tidak mau atlet kami dari Kediri ya nggak apa-apa, tapi caranya yang baik,” ucapnya.

Wali Kota menambahkan, Pemkot Kediri akan melakukan pendampingan psikologis untuk memulihkan kondisi psikis Shalfa. Sehingga, kepercayaan dirinya bisa bangkit kembali.

Video Wali Kota Kediri mengusir utusan Dispora Jatim itu terjadi, Minggu (1/12/2019) setelah menggelar jumpa pers dengan wartawan. Dalam video yang diunggah @infokediriraya, tampak Wali Kota mengusir pria berbaju putih utusan Dispora. "Jangan boleh ada di sini dia. Suruh pulang dia," ucap wali kota.

Kuasa hukum Shalfa, Imam Mikhlas pun ikut mengumpat pria tersebut. "Sampean datang baik-baik atas nama Bu Khofifah, tapi sampean ngomong seperti itu," ucapnya.

Diketahui, Shalfa Avrila Siani, atlet SEA Games 2019 dari cabang olahraga senam lantai asal Kota Kediri, Jawa Timur dipulangkan paksa oleh tim kepelatihan karena dituduh sudah tidak perawan.

Tuduhan tim kepelatihan itu sontak mengagetkan keluarga Shalfa. Mereka pun memeriksakan Shalfa ke rumah sakit untuk membuktikan tuduhan itu. Hasilnya, tuduhan tidak perawan tidak terbukti.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut