Selain kuliah tatap muka juga akan digelar secara hybrid. Mahasiswa bisa melakukan kuliah di kelas dan secara daring. "Misal ada fakultas yang satu angkatan dibagi berapa kelompok, ada yang juga masuk berdasarkan nomor genap-ganjil," katanya.
2 Siswa Positif Covid-19, SMPN 5 Ngawi Hentikan PTM 14 Hari
Meski begitu, kata Aulanni'am, mahasiswa tidak perlu khawatir. Semua mahasiswa memiliki kesempatan mengikuti kuliah tatap muka dengan syarat dan ketentuan yang ditetapkan.
Kendati telah memutuskan perkuliahan tatap muka, UB belum berani melakukan kuliah tatap muka 100 persen demi menghindari penyebaran Covid-19.
"Dari pengalaman yang ada, kami melihat beberapa sekolah juga melakukan PTM ketika dibuka ada yang kena (terpapar Covid-19)," tuturnya.
Terpisah Direktur Akademik Rosihan Asmara mengatakan, sesuai SE Rektor UB maksimal kuliah tatap muka maksimal 50 persen. "Jadi UB sudah ada peraturan rektor tentang perkuliahan hibrid. Tidak 100 persen luring. Maksimal di kelas 50 persen," beber Rosihan.