Tukang Sampah di Kota Malang Jadi Caleg karena Prihatin Korupsi Massal
Senin, 18 Maret 2019 - 11:46:00 WIB
“Tetapi, karena dorongan banyak pihak, saya akhirnya putuskan untuk maju,” katanya.
Benar juga, Dwi pun menggunakan strategi kampanye berbeda dengan caleg kebanyakan. Dwi tidak mencetak banyak banner atau baliho dengan biaya mahal, tetapi dengan kartu nama. Itu pun disebarkan kepada para tetangga yang dia kenal.
Caranya, setiap kali memungut sampah, Dwi akan mengetuk pintu rumah warga, dan membagikan kartu namanya. “Saya pede saja. Tidak minder. Saya akan berusaha agar tidak disepelekan. Bismillah,” katanya.
Editor: Maria Christina