Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Momen Tradisi Riyayan di Grahadi, Warga Jatim Antre Salaman dengan Khofifah
Advertisement . Scroll to see content

Tradisi Jemur Gabah di Jalan Aspal Panas Magetan, Kearifan Lokal yang Masih Bertahan 

Jumat, 03 Februari 2023 - 19:22:00 WIB
Tradisi Jemur Gabah di Jalan Aspal Panas Magetan, Kearifan Lokal yang Masih Bertahan 
Pemotor melintas di atas jemuran gabah di atas jalan aspal Magetan. (Foto: IG @sukijan).
Advertisement . Scroll to see content

Sebab, mereka butuh secepatnya mengambil untung dari hasil padi yang mereka tanam. Apalagi, harga jual gabah kering jauh lebih tinggi dibanding gabah basah yang baru mereka bawa pulang dari sawah.  

2. Tak Punya Lahan Luas

Mengeringkan gabah dengan cara konvensional sejatinya bisa dilakukan di halaman rumah yang luas. Namun, umumnya, halaman rumah warga di Magetan masih berupa tanah. Bukan cor atau beton, layaknya lahan di tempat penggilingan padi. 

Karena itu, untuk tetap bisa mengeringka gabah di halaman harus menggunakan alas berupa terpal atas anyaman bambu. Hanya saja, suhunya tak sepanas di jalan aspal. 

Selain itu, halaman rumah di Magetan umumnya masih terdapat pepohonan yang rimbun, sehingga menutup sinar matahari. Karena itu, pilihan satu-satunya hanyalah jalanan aspal di depan rumah mereka.  

3. Kearifan Lokal 

Menjemur gabah di jalan aspal yang panas sudah berlangsung turun temurun di wilayah Magetan. Cara unik ini juga telah menjadi tradisi kearifan lokal masyarakat setempat. 

Maka jangan heran bila musim panen tiba, jalanan aspal di Magetan berganti menjadi hamparan padi. Anda tak perlu khawatir untuk melintas, sekalipun menggunakan motor atau mobil. 

Sebab, masyarakat setempat tidak akan marah. Mereka sadar bahwa cara menjemur gabah tersebut mengganggu lalu lintas, sehingga rela jemuran gabahnya dilindas.

Editor: Ihya Ulumuddin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut