TNI-Polri Antisipasi Kerawanan Pemungutan Suara Ulang di Sampang
SURABAYA, iNews.id -Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Sampang mendapat pengamanan ekstra. Aparat gabungan TNI-Polri akan berjibaku di sejumlah titik rawan, mengantisipasi berbagai kemungkinan gangguan yang terjadi.
"Hari ini apel kesiapan pengamanan digelar di Sampang. Bapak Kapolda dan Panvdam memimpin langsung kesiapan pasukan TNI-Polri," kata Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Frans Barung Mangera, Selasa (16/10/2018).
Barung menyampaikan, selain personel gabungan dari Polres, Kodim, Satpol PP dan Dinas Perhubungan Sampang, Polda Jawa Timur juga menerjunkan 450 personel, ditambah 50 personel dari Kodam. Mereka akan berjaga sebelum hingga setelah pelaksanaan PSU, pada 27 Oktober mendatang.
Sementara itu, Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan berharap seluruh personel TNI dan Polri dapat bersinergi, menjaga kekompakan dalam setiap tugas. "Saya berharap dengan sinergitas yang sudah terjalin dengan baik ini dapat menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Sehingga pemilihan kepala daerag ulang di wilayah Kabupaten Sampang dapat berjalan dengan lancar, aman dan kondusif," kata Luki saat apel.
Seperti diketahui Mahkamah Konstitusi (MK) merekomendasikan PSU untuk Pilkada Kabupaten Sampang. MK meminta PSU dilakukan di seluruh kecamatan di Kabupaten Sampang. Adapun batas waktu yang diberikan MK kepada KPU untuk melakukan PSU adalah 60 hari sejak putusan dibacakan.