Tersandung Dugaan Pelecehan Seksual Dosen, Eks Rektor Unipar Jember masih Mengajar
"Untuk aktifnya (mengajar), beliau saat ini kan masih libur tidak ada perkuliahan," ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, RS, rektor Unipar Jember nonaktif tersangkut kasus dugaan pelecehan seksual dengan mencium salah seorang dosen saat mengikuti diklat PGRI di Tretes, Kabupaten Pasuruan. Imbas dari kasus tersebut, RS akhirnya mengundurkan diri sebagai rektor pada 17 Juni 2021 lalu.
Pihak kampus dan yayasan pun telah menerima aduan suami korban yang merasa keberatan atas dugaan ulah yang dilakukan RS kepada istrinya berinisial H, yang juga dosen di Unipar. Bahkan pihak kampus dan yayasan telah mempersilakan bila korban mengadukan hal tersebut ke kepolisian untuk diproses lebih lanjut.
RS sebelumnya mengelak telah melakukan perbuatan itu kepada dosen Unipar, sebagaimana yang beredar dan telah diberitakan di sejumlah media. Menurutnya, ada indikasi kasus ini sengaja dipolitisasi untuk kepentingan pihak tertentu. Dia menegaskan belum sempat mencium dosen perempuan tersebut dan telah meminta maaf kepada dosen berinisial H.
Namun, dia telah meminta maaf secara langsung atas dua kejadian tersebut kepada dosen tersebut. Dia mengaku salah telah melakukan hal yang dianggap kurang etis.