Tangis Haru Warnai Kegiatan Tadarus dan Pondok Ramadan di Lapas Perempuan Malang
"Alhamdulillah saya merasakan secara pribadi maupun teman-teman yang lain banyak sekali manfaat, banyak sekali perubahan dan yang lebih penting lagi kebersamaan kami sesama napi lebih ada silaturahmi yang lebih dekat," tuturnya.
"Jadi yang secara pribadi saya rasakan keimanan saya dan juga dengan adanya tilawah di bulan Ramadan ini kebanyakan saya dan teman-teman banyak peluang dan waktunya untuk banyak beribadah, banyak bertilawah, banyak bersedekah, itu yang saya rasakan," katanya.
Lain pula dengan Indah Nuari, perempuan yang divonis 9 tahun penjara akibat mengonsumsi narkoba ini mengaku lebih tenang hatinya saat melantunkan ayat-ayat Alquran selama kegiatan tadarus. Apalagi, selama Ramadan ini waktu membaca Al-Quran lebih lama dibandingkan hari-hari biasanya di luar Ramadan.
"Satu harinya bisa satu sampai dua kali katam. Jadi satu bulan 50-60an. Dua kali itu kelompok, satu kelompok 4 orang. Jadi dua juz dibagi, 50-60 katam," katanya.
Editor: Ihya Ulumuddin