Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pamit Ujian, Pelajar SMP di Malang Ditemukan Tewas dalam Kamar Mandi
Advertisement . Scroll to see content

Tak Terima Kota Malang Masuk PPKM Level 2, Wali Kota Sutiaji Sebut Ada Kesalahan Data

Rabu, 05 Januari 2022 - 12:26:00 WIB
Tak Terima Kota Malang Masuk PPKM Level 2, Wali Kota Sutiaji Sebut Ada Kesalahan Data
Wali Kota Malang Sutiaji (Foto: Okezone/Avirista Midaada)
Advertisement . Scroll to see content

MALANG, iNews.id - Wali Kota MalangSutiaji memprotes masuknya Kota Malang dalam level 2 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Protes disampaikan karena status tersebut dianggap tidak sesuai dengan data kasus Covid-19 di wilayahnya. 

Sutiaji menyebut ada kesalahan laporan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur ke pemerintah pusat mengenai tracing yang dilakukan di Kota Malang. Akibatnya, Kota Malang masu level 2. 

"Saya cek ke Dinkes di Provinsi belum masuk (data tracing). Seharusnya kita ini masih masuk di level 1. Karena tracing kita di angka 16, bukan 14. Saya sudah protes itu, kenapa level 2," ucap Sutiaji, kepada wartawan pada Rabu pagi (5/1/2022) saat ditemui awak media.

Dia memastikan telah melayangkan protes ke ke Dirjen Kementerian Dalam Negeri (Mendagri). Sebab dari data yang masuk adanya ketidakcocokan data tracing yang telah masuk dan yang sudah dilaksanakan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang.

Data tersebut, ternyata masuk dalam aplikasi si Lacak milik Provinsi Jawa Timur. Sebenarnya di Kota Malang untuk tracing telah dilakukan 1/16,50. Akan tetapi, yang masuk di Provinsi Jawa Timur, yakni 1/14.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut