TUBAN, iNews.id – Kericuhan mewarnai laga lanjutan Liga 2 2019 antara Persatu Tuban melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Bumi Wali Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu (20/7/2019). Suporter kedua tim terlibat baku hantam dan perang batu sehingga pertandingan sempat dihentikan. Akibat kericuhan tersebut, belasan suporter dan polisi mengalami luka-luka.
Dari pantauan iNews, ratusan suporter kedua tim yang awalnya berbaur di tribun sebelah timur, terlibat baku hantam. Sementara di antara kedua kubu tak terlihat satu pun aparat keamanan.
Kondisi ini memancing emosi suporter tuan rumah yang berada di tribun sisi utara dan selatan. Minimnya pengamanan membuat kericuhan semakin meluas. Bahkan, kedua kubu terlibat perang batu hingga keluar stadion.
Laga lanjutan Liga 2 Indonesia antara Persatu Tuban yang menjamu PSIM Yogyakarta awalnya berlangsung aman dan lancar. Kedua tim saling berbalas serangan sepanjang laga. Namun, tim tamu mencuri skor terlebih dahulu lewat tendangan jarak jauh Ichsan Pratama di menit 14 dengan skor 0-1 yang bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, tuan rumah tampil menyerang untuk mengejar ketertinggalan. Namun sebaliknya, Laskar Mataram memperlebar keunggulan pada menit 74. Sontekan Cristian Gonzales gagal dibendung penjaga gawang Teguh Maulana sehingga tercipta skor 2-0 untuk PSIM Yogyakarta.